HUBUNGAN DURASI KERJA DAN POSISI KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA PENGANGKUT TANDAN BUAH SEGAR (TBS) DI KELOMPOK TANI KARYA BAROKAH KABUPATEN TANAH BUMBU

ALFITRI, ZDN RAHMAWATI (2025) HUBUNGAN DURASI KERJA DAN POSISI KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA PENGANGKUT TANDAN BUAH SEGAR (TBS) DI KELOMPOK TANI KARYA BAROKAH KABUPATEN TANAH BUMBU. Masters thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.

[thumbnail of File 1_KMP2300717_Alfitri Zdn Rahmawati_BABI_BABV_dan_Daftar Pustaka_.pdf]
Preview
Text
File 1_KMP2300717_Alfitri Zdn Rahmawati_BABI_BABV_dan_Daftar Pustaka_.pdf - Published Version

Download (835kB) | Preview
[thumbnail of File 2_KMP2300717_Alfitri Zdn Rahmawati_BABII_BABII_BABIV.pdf] Text
File 2_KMP2300717_Alfitri Zdn Rahmawati_BABII_BABII_BABIV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of File 4_KMP2300717_Alfitri Zdn Rahmawati_NASKAH PUBLIKASIH ALFITRI.pdf]
Preview
Text
File 4_KMP2300717_Alfitri Zdn Rahmawati_NASKAH PUBLIKASIH ALFITRI.pdf - Published Version

Download (485kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Pekerjaan pengangkutan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit memiliki risiko tinggi terhadap keluhan nyeri punggung bawah (low back pain/LBP) akibat beban angkat yang berat, durasi kerja yang panjang, serta posisi kerja yang tidak ergonomis. LBP dapat berdampak pada penurunan produktivitas kerja dan kualitas hidup pekerja.

Tujuan: Mengetahui hubungan durasi kerja dan posisi kerja dengan keluhan LBP pada pengangkut TBS di Kelompok Tani Karya Barokah, Kabupaten Tanah Bumbu.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah responden 54 orang yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi menggunakan metode REBA (Rapid Entire Body Assessment). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square.

Hasil: Mayoritas responden berusia dewasa (19–59 tahun) sebanyak 42 orang (77,8%), memiliki durasi kerja berisiko (>8 jam/hari) sebanyak 41 orang (75,9%), dan posisi kerja risiko rendah sebanyak 23 orang (42,6%). Keluhan LBP dialami oleh 22 orang (40,7%). Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara durasi kerja dengan keluhan LBP (p = 0,070), namun terdapat hubungan signifikan antara posisi kerja dengan keluhan LBP (p = 0,000). Responden dengan posisi kerja risiko tinggi seluruhnya mengalami LBP (100%), sedangkan pada posisi kerja risiko rendah seluruhnya tidak mengalami LBP (100%).

Kesimpulan: Posisi kerja memiliki hubungan signifikan dengan keluhan LBP, sedangkan durasi kerja tidak berhubungan secara signifikan. Disarankan perbaikan ergonomi posisi kerja dan pelatihan teknik angkat yang benar untuk mencegah keluhan LBP pada pengangkut TBS.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: durasi kerja, posisi kerja, low back pain, tandan buah segar
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit
Divisions: ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Depositing User: Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com
Date Deposited: 03 Mar 2026 04:11
Last Modified: 03 Mar 2026 04:11
URI: http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/771

Actions (login required)

View Item
View Item