HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) CUCI TANGAN DI RUANG RAWAT INAP RAUDHAH DI RSIY PDHI

INTANIA, RESTU AULIA (2025) HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) CUCI TANGAN DI RUANG RAWAT INAP RAUDHAH DI RSIY PDHI. Masters thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.

[thumbnail of FILE 1_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA_compressed.pdf]
Preview
Text
FILE 1_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA_compressed.pdf - Published Version

Download (394kB) | Preview
[thumbnail of FILE 2_BAB II, BAB III, BAB IV_compressed.pdf] Text
FILE 2_BAB II, BAB III, BAB IV_compressed.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (377kB)
[thumbnail of FILE 4_KP.21.01.483_INTANIA RESTU AULIA_NASKAH PUBLIKASI.pdf]
Preview
Text
FILE 4_KP.21.01.483_INTANIA RESTU AULIA_NASKAH PUBLIKASI.pdf - Published Version

Download (869kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Cuci tangan merupakan prosedur yang paling utama dalam pencegahan infeksi nosokomial yang terdapat di Rumah Sakit. Perawat sebagai tenaga kesehatan yang sering kali berinteraksi dan berkontak langsung dengan Pasien. Perawat dituntut untuk memiliki untuk mematuhi pelaksanaan SOP secara benar dan konsisten. Namun, pada praktik pelaksanaan SOP Cuci Tangan belum tentu sejalan dengan tingkat Pengetahun yang dimiliki.

Tujuan : Mengetahui hubungan antara pengetahuan perawat dengan pelaksanaan SOP Cuci Tangan di Ruang Raudhah di RSIY PDHI.

Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan Cross-sectional. Sampel yang diambil berjumlah 19 responden dengan pengambilan teknik Total Sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan pelaksanan SOP Cuci Tangan. Analisis data meliputi Uji Univariat, Uji Bivariat dengan Tabulasi Silang dan Uji Non-Parametrik Chi-Square serta Fisher’s Exact Test.

Hasil : Sebagian besar Responden memiliki Pengetahuan Baik (89,5%0 dan melaksanakan SOP Cuci Tangan dengan Baik (89,5). Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,054 ( Uji Chi-Square ) dan p = 0,205 ( Fisher’s Exact Test ), sehingga secara statistik tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Pengetahuan Perawat dengan Pelaksanan SOP Cuci Tangan ( p > 0,05 ). Walaupun demikian, terlihat kecenderungan bahwa perawat dengan pengetahuan baik lebih banyak melaksanakan SOP dengan baik (94,1%) dibandingkan yang berpengetahuan cukup (50%).

Kesimpulan : Pengetahuan perawat yang baik tidak secara langsung menjamin pelaksanaan SOP Cuci Tangan yang optimal. Faktor lain seperti ketersediaan fasilitas, supervisi, kebijakan Rumah Sakit dan motivasi turut mempengaruhi kepatuhan terhadap SOP.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan Perawat, Pelaksanaan SOP, Cuci Tangan
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan kesejahteraan sosial > 362 Masalah dan layanan, kesejahteraan sosial pada sekelompok orang
Divisions: KEPERAWATAN (S1)
Depositing User: Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com
Date Deposited: 04 Mar 2026 02:32
Last Modified: 04 Mar 2026 02:32
URI: http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/794

Actions (login required)

View Item
View Item