Harsono, Sugianto Putro (2025) HUBUNGAN STRES KERJA, MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK DENGAN KINERJA KARYAWAN DI RS PKU MUHAMMADIYAH WONOSOBO. Masters thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.
FILE 1_KMP.23.00720_BAB-I_BAB-V_DAFTAR PUSTAKA_compressed.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
FILE 2_KMP.23.00720_BAB II_BAB III_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (764kB)
FILE 4_KMP.23.00720_HARSONO SUGIANTO PUTRO_KESMAS_NASKAH PUBLIKASI.pdf - Published Version
Download (421kB) | Preview
Abstract
Latar belakang : Manajemen sumber daya manusia di setiap organisasi/badan usaha berperan memfasilitasi kinerja organisasi. Kinerja pegawai merupakan perilaku nyata yang dihasilkan setiap orang sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh pegawai sesuai dengan perannya dalam suatu badan usaha. Badan usaha pemberi kerja seharusnya memperhatikan kinerja sumber daya manusia dan stres kerja pada pegawai. Urutan prevalensi terjadinya burnout dan stres kerja di antara lima profesi medis dari yang tertinggi hingga terendah adalah perawat (66%), asisten dokter (61,8%), dokter (38,6%), staf administrasi (36,1%) dan teknisi medis (31,9%).
Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan stres kerja, motivasi kerja dan lingkungan kerja non fisik dengan kinerja karyawan RS PKU Muhammadiyah Wonosobo
Metode : Desain penelitian dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Jumlah sampel adalah sebesar 202 responden yang diambil dari 5 departemen berbeda sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data diambil dengan menggunakan kuisioner sebanyak 67 pertanyaan Dimana jenis data berbentuk nominal. Jenis data penelitian ini ada non parametrik dan untuk Data analisis yang digunakan adalah Uji Pearson Chi Square.
Hasil : Karyawan yang mengalami Eustress (Stres Baik) ada 92 (46%) dan untuk Stress (Stress Buruk) terdapat 110 (54%) karyawan. karyawan yang memiliki motivasi kerja baik ada 116 (57%) dan untuk motivasi kerja bururk terdapat 86 (43%) karyawan. Terdapat 113 (56%) karyawan menilai lingkungan kerja non fisik sudah baik dan 89 (44%) karyawan menilai lingkungan kerja non fisik masih buruk. Terdapat 86 (43%) karyawan dinalai oleh atasan langsung memiliki kinerja yang baik dan sisanya 116 (57%) dinilai memiliki kinerja yang buruk.
Kesimpulan : Analisis menggunakan uji Pearson Chi Square Dimana terdapat hubungan antara stress kerja dengan kinerja dengan nilai Sig α < 0,05 untuk nilai Sig α sebesar 0,001. Terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja dengan nilai Sig α < 0,05 untuk nilai Sig α sebesar 0,000. Terdapat hubungan antara lingkungan kerja non fisik dengan kinerja dengan nilai Sig α < 0,05 untuk nilai Sig α sebesar 0,048.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stress Kerja, Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja Non fisik, Kinerja |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 330 Ekonomi > 331 Ekonomi perburuhan, tenaga kerja |
| Divisions: | ILMU KESEHATAN MASYARAKAT |
| Depositing User: | Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 04:35 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 04:35 |
| URI: | http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/805 |
