HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELITUS DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PADA LANSIA DI DUSUN NOGOSARI II DESA WUKIRSARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IMOGIRI I BANTUL YOGYAKARTA

JENI, NOVINCE GIYAI (2025) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELITUS DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PADA LANSIA DI DUSUN NOGOSARI II DESA WUKIRSARI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IMOGIRI I BANTUL YOGYAKARTA. Masters thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.

[thumbnail of FILE 1_KM2100680_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
FILE 1_KM2100680_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (324kB) | Preview
[thumbnail of FILE 2_KM2100680_BAB II_BAB III_BAB IV.pdf] Text
FILE 2_KM2100680_BAB II_BAB III_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (551kB)
[thumbnail of FILE 4_KM2100680_JENI NOVINCE GIYAI_NASKAH PUBLIKASI.pdf]
Preview
Text
FILE 4_KM2100680_JENI NOVINCE GIYAI_NASKAH PUBLIKASI.pdf - Published Version

Download (476kB) | Preview

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit metabolic kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi akibat gangguan produkasi atau kerja insulin. Pengetahuan lansia tentang diabetes melitus berperan penting dalam perilaku pencegahan terhadap penyakit ini.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang diabetes melitus dengan perilaku pencegahan pada lansia di Dusun Nogosari II, Wilayah kerja Puskesmas Imogiri I, Bantul Yogyakarta.

Metode: Penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square. Penelitian dilaksanakan pada November 2024 hingga Juli 2025 dengan Jumlah responden sebanyak 60 lansia.

Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar lansia memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang diabetes melitus 75,0 % dan 25,0% dalam kategori kurang. Namun dengan perilaku pencegahan masih banyak yang tergolong kurang yaitu sebanyak 65,0%, dan hanya 35,0% yang menunjukkan perilaku baik. Hasil Uji chi- Square sebesar 10,769 dengan derajat kebebasan (df) = 1 dan nilai signifikansi p = 0,001. Dan p = 0,000 Karena nilai p < 0,05, maka menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan pada lansia

Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang diabetes melitus dengan perilaku pencegahan pada lansia. Upaya edukasi dan promosi kesehatan harus berkelanjutan perlu dilakukan untuk meningkatkan perilaku pencegahan pada lansia.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus, Pengetahuan, Perilaku Pencegahan, Lansia
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit
Divisions: ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Depositing User: Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com
Date Deposited: 04 Mar 2026 05:28
Last Modified: 04 Mar 2026 05:28
URI: http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/808

Actions (login required)

View Item
View Item