HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS MLATI II DUSUN PLAOSAN DESA TLOGOADI

MARIA, MARYOSIN WAINIGHA (2025) HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS MLATI II DUSUN PLAOSAN DESA TLOGOADI. Masters thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.

[thumbnail of FILE 1_KP2101489_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
FILE 1_KP2101489_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (689kB) | Preview
[thumbnail of FILE 2_KP2101489_BAB II_BAB III_BAB IV.pdf] Text
FILE 2_KP2101489_BAB II_BAB III_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (840kB)
[thumbnail of FILE 4_KP2101489_MARIA MARYOSIN WAINIGHA_NASKAH PUBLIKASI.pdf]
Preview
Text
FILE 4_KP2101489_MARIA MARYOSIN WAINIGHA_NASKAH PUBLIKASI.pdf - Published Version

Download (423kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular utama penyebab kematian di dunia. Di Indonesia, prevalensinya meningkat secara signifikan setiap tahun. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi seperti stroke dan gagal ginjal. Lansia sering kali mengalami hipertensi tetapi memiliki tingkat pengetahuan yang kurang mengenai penyakit tersebut dan rendahnya kepatuhan dalam pengobatan. Hal ini menjadi latar belakang dilakukannya penelitian di Dusun Plaosan, wilayah dengan kasus hipertensi tertinggi di Desa Tlogoadi.

Tujuan Penelitian : untuk Mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan hipertensi pada lansia di Dusun Plaosan. Desa Tlogoadi. Sleman. Yogyakarta

Metode : penelitian ini mengunakan metode kuantitatif deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2025 di Dusun Plaosan, Desa Tlogoadi, Sleman. Populasi berjumlah 217 lansia, dengan sampel 68 responden yang diambil menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pengetahuan (dengan skor kategori baik, cukup, kurang) dan kepatuhan pengobatan (menggunakan MMAS-8).

Hasil : Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup dan baik. Sebagian besar responden juga menunjukkan tingkat kepatuhan pengobatan yang tinggi. Analisis bivariat dengan uji Chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan pada lansia hipertensi (p < 0,05).

Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan lansia tentang hipertensi dengan kepatuhan mereka dalam menjalani pengobatan. Semakin baik pengetahuan seseorang tentang hipertensi, maka semakin tinggi kemungkinan mereka patuh dalam menjalani terapi obat.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: pengetahuan hipertensi, kepatuan pengobatan dan lansia
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit
Divisions: KEPERAWATAN (S1)
Depositing User: Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com
Date Deposited: 04 Mar 2026 12:02
Last Modified: 05 Mar 2026 01:26
URI: http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/818

Actions (login required)

View Item
View Item