AMBARAN FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN PENGLIHATAN PADA PEKERJA BENGKEL LAS DI KALURAHAN POTORONO, KABUPATEN BANTUL

Muhammad, Hikmah Santoso Ahmad (2025) AMBARAN FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN PENGLIHATAN PADA PEKERJA BENGKEL LAS DI KALURAHAN POTORONO, KABUPATEN BANTUL. Masters thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.

[thumbnail of FILE 1. KMP2300707_BAB-I_BAB-V_dan_DAFTAR_PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
FILE 1. KMP2300707_BAB-I_BAB-V_dan_DAFTAR_PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (634kB) | Preview
[thumbnail of FILE 2. KMP2300707_BAB-II_BAB-III_BAB-IV.pdf] Text
FILE 2. KMP2300707_BAB-II_BAB-III_BAB-IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (825kB)
[thumbnail of FILE 4. MUHAMMAD HIKMAH SANTOSO AHMAD_KMP2300707_GL_NASKAH PUBLIKASI.pdf]
Preview
Text
FILE 4. MUHAMMAD HIKMAH SANTOSO AHMAD_KMP2300707_GL_NASKAH PUBLIKASI.pdf - Published Version

Download (514kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Pekerjaan pengelasan memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan mata akibat paparan radiasi sinar las. Minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD), jam kerja yang panjang, serta lamanya paparan cahaya las berpotensi meningkatkan risiko terjadinya keluhan pada indera penglihatan pekerja

Tujuan: Mengetahui gambaran faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan penglihatan pada pekerja bengkel las di Kalurahan Potorono, Kabupaten Bantul.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif pada 34 pekerja bengkel las yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif

Hasil: Responden berusia ≥ 40 tahun (52,9%), laki-laki (88,2%), berpendidikan terakhir SMP (35,3%), dan memiliki masa kerja ≥ 5 tahun (76,5%). Sebanyak 64,7% responden tidak menggunakan APD, 85,3% terpapar cahaya las lebih dari 7 jam per hari, dan 38,2% melaporkan keluhan penglihatan. Keluhan penglihatan paling sering terjadi pada pekerja yang tidak menggunakan APD, bekerja dengan durasi panjang, dan sering terpapar cahaya las (4,7%).

Kesimpulan: Faktor risiko utama keluhan penglihatan pada pekerja bengkel las meliputi rendahnya kepatuhan penggunaan APD, durasi kerja yang panjang, dan lama paparan cahaya las.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: keluhan penglihatan, pekerja las, alat pelindung diri, paparan cahaya, keselamatan kerja
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan kesejahteraan sosial > 363 Masalah dan layanan, kesejahteraan sosial lainnya
Divisions: ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Depositing User: Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com
Date Deposited: 05 Mar 2026 02:53
Last Modified: 05 Mar 2026 02:53
URI: http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/832

Actions (login required)

View Item
View Item