HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI MAKANAN BERPEMANIS PADA REMAJA DI PADUKUHAN KLEDOKAN, CATURTUNGGAL, DEPOK, SLEMAN, YOGYAKARTA

Pascarlos, Gavriel Jensen Anjano Hae (2025) HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU KONSUMSI MAKANAN BERPEMANIS PADA REMAJA DI PADUKUHAN KLEDOKAN, CATURTUNGGAL, DEPOK, SLEMAN, YOGYAKARTA. Masters thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.

[thumbnail of File 1. KM.21.00684_BAB-I_BAB-V_dan_Daftar_Pustaka_compressed.pdf]
Preview
Text
File 1. KM.21.00684_BAB-I_BAB-V_dan_Daftar_Pustaka_compressed.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of File 2. KM.21.00684_BAB-II_BAB-III_BAB-IV_compressed.pdf] Text
File 2. KM.21.00684_BAB-II_BAB-III_BAB-IV_compressed.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (287kB)
[thumbnail of File 4. KM.21.00684_PASCARLOS GAVRIEL JENSEN ANJANO HAE_NASKAH PUBLIKASI (PRODI S1).pdf]
Preview
Text
File 4. KM.21.00684_PASCARLOS GAVRIEL JENSEN ANJANO HAE_NASKAH PUBLIKASI (PRODI S1).pdf - Published Version

Download (994kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan cenderung membentuk kebiasaan konsumsi makanan dan minuman berpemanis yang tinggi gula, yang berdampak pada risiko penyakit tidak menular seperti diabetes dan obesitas. Padukuhan Kledokan sebagai wilayah dengan populasi remaja tinggi menunjukkan indikasi konsumsi makanan berpemanis yang kurang sehat. Pengetahuan gizi yang memadai diduga berperan penting dalam membentuk perilaku konsumsi yang sehat pada remaja.

Tujuan : Mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengetahuan tentang makanan berpemanis dengan perilaku konsumsi makanan berpemanis pada remaja di Padukuhan Kledokan, Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi secara mandiri oleh 68 responden remaja. Variabel pengetahuan dan perilaku konsumsi makanan berpemanis diukur menggunakan instrumen terstruktur yang telah diujikan validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji statistik bivariat dengan tingkat signifikansi 0,05.

Hasil : Mayoritas responden (69,1%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai makanan berpemanis, namun perilaku konsumsi yang sering ditemukan hanya 47,1%. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku konsumsi makanan berpemanis (p=0,951; OR=1,033), yang mengindikasikan bahwa pengetahuan yang baik tidak langsung berimplikasi pada perubahan perilaku konsumsi.

Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan tentang makanan berpemanis dengan perilaku konsumsi makanan berpemanis pada remaja di Padukuhan Kledokan, Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Remaja, pengetahuan, perilaku konsumsi
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 650 Manajemen dan hubungan masyarakat > 658 Manajemen umum
Divisions: ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Depositing User: Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com
Date Deposited: 05 Mar 2026 03:27
Last Modified: 05 Mar 2026 03:27
URI: http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/835

Actions (login required)

View Item
View Item