PENGARUH KOMUNIKASI TERAPEUTIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PERIOPERATIF SECTIO CAESARIA DI RSU RAJAWALI CITRA

SUMARTINI, SUMARTINI (2025) PENGARUH KOMUNIKASI TERAPEUTIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PERIOPERATIF SECTIO CAESARIA DI RSU RAJAWALI CITRA. Masters thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.

[thumbnail of FILE 1_KPP23015038_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA_compressed.pdf]
Preview
Text
FILE 1_KPP23015038_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA_compressed.pdf - Published Version

Download (801kB) | Preview
[thumbnail of FILE 2_KPP23015038_BAB II_BAB III_BAB IV.pdf] Text
FILE 2_KPP23015038_BAB II_BAB III_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (907kB)
[thumbnail of FILE 4_KPP23015038_SUMARTINI_NASKAH PUBLIKASI.pdf]
Preview
Text
FILE 4_KPP23015038_SUMARTINI_NASKAH PUBLIKASI.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi terapeutik merupakan komunikasi yang terjadi antara pasien dengan perawat Interaksi perawat melalui komunikasi terapeutik dianggap pasien sebagai satu kesempatan untuk berbagi perasaan, pengetahuan, dan informasi tentang pelaksanaan operasi agar dapat berjalan lancar tanpa ada kendala, sehingga berdampak pada penurunan kecemasan pada pasien. Tujuan dilakukanya komunikasi terapeutik antara perawat dengan pasien adalah untuk membantu dan memberikan penjelasan kepada pasien mengenai kondisi pasien agar tidak merasa khawatir akan keadaanya, hal tersebut diharapkan dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan kecemasan.

Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik terhadap tingkat kecemasan pasien perioperatif sectio caesaria di RSU Rajawali Citra.

Metode Penelitian: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian quasi eskperiment one group pretest and posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien operasi sectio caesaria elektif yang sesuai dengan kriteria inklusi. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah sampel 15 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuestioner dengan analisa data menggunakan uji wilcoxon.

Hasil: Hasil penelitian dari 15 responden pada waktu sebelum di berikan intervensi memiliki kategori kecemasan berat sebanyak 12 responden (80%) dan 3 responden (20%) dengan kecemasan berat sekali /panik. Sedangkan tingkat kecemasan sesudah diberikan intervensi memiliki kategori kecemasan ringan sebanyak 11 responden ( 73,3%) dan 4 responden (26,7%) dengan tidak cemas. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai P Value =0.001 yang berarti Hα diterima dan H0 di tolak.

Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian terapi komunikasi terapeutik terhadap tingkat kecemasan pasien perioperatif sectio caesaria RSU Rajawali Citra

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Sectio Caesaria, Komunikasi Terapeutik, Kecemasan
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit
Divisions: KEPERAWATAN (S1)
Depositing User: Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com
Date Deposited: 09 Mar 2026 04:08
Last Modified: 09 Mar 2026 04:08
URI: http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/861

Actions (login required)

View Item
View Item