VINDA, DWI PANGNITA (2025) PENGARUH EDUKASI DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI KLINIK HEMODIALISIS NITIPURAN. Masters thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.
File 1. KPP2401546_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (400kB) | Preview
File 2. KPP2401546_BAB II_BAB III_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (771kB)
File 4. KPP2401546_VINDA DWI PANGNITA_NASKAH PUBLIKASI.pdf - Published Version
Download (656kB) | Preview
Abstract
Latar Belakang: Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan kondisi progresif dan irreversible yang memerlukan terapi hemodialisis jangka panjang. Salah satu tantangan utama pada pasien hemodialisis adalah rendahnya kepatuhan terhadap diet, yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti hiperkalemia, edema, dan hipertensi. Ketidakpatuhan ini seringkali dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan pasien mengenai diet yang tepat. Edukasi dengan media booklet menjadi alternatif yang efektif karena informasinya lengkap, mudah diulang, dan dapat meningkatkan pemahaman pasien secara mandiri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan diet pada pasien gagal ginjal kronik di Klinik Hemodialisis Nitipuran.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design, yang melibatkan satu kelompok subjek akan diberikan pengukuran sebelum dan sesudah intervensi edukasi menggunakan media booklet, dan. Sampel berjumlah 124 responden, Pemilihan responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan kepatuhan diet yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan Wilcoxon dengan tingkat signifikansi p < 0,05.
Hasil: Hasil analisis menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 72 orang (58,1%), usia 41-60 tahun sebanya 74 orang (59,7%), pendidikan SMA/K sebayak 58 orang (46,8%), pekerjaan wiraswasta sebanyak 42 orang (33,9%), lama menjalani HD 1-5 tahun sebanyak 54 orang (43,5%) dan gangguan makan tidak ada sebanyak 116 orang (93,5%). Sebelum intervensi tingkat pengetahuan cukup sebanyak 49 responden (79%) dan kepatuhan diet masuk kategori patuh sebanyak 55 responden (88,7%). Sesudah intervensi mayoritas tingkat pengetahuan baik sebanyak 41 responden (66,1%) dan kepatuhan diet masuk kategori patuh sebanyak 59 responden (95,2%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan p= 0,000.
Kesimpulan: Ada perbedaan pengetahuan dan kepatuhan diet pasien gagal ginjal kronik yang bermakna antara sebelum Intervensi dengan setelah dilakukan Intervensi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, Kepatuhan Diet, Pasien GGK, Hemodialisa |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit |
| Divisions: | KEPERAWATAN (S1) |
| Depositing User: | Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 07:03 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 07:03 |
| URI: | http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/873 |
