HUBUNGAN LAMA OPERASI DENGAN TERJADINYA SHIVERING PADA PASIEN DENGAN ANESTESI SPINAL DI KAMAR OPERASI RS BHAYANGKARA YOGYAKARTA

YANUAR, RIZKY ADIYATAMA (2025) HUBUNGAN LAMA OPERASI DENGAN TERJADINYA SHIVERING PADA PASIEN DENGAN ANESTESI SPINAL DI KAMAR OPERASI RS BHAYANGKARA YOGYAKARTA. Masters thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.

[thumbnail of FILE 4_KPP2301539_YANUAR_NASKAH PUBLIKASI_compressed.pdf]
Preview
Text
FILE 4_KPP2301539_YANUAR_NASKAH PUBLIKASI_compressed.pdf - Published Version

Download (235kB) | Preview

Abstract

Latar belakang: Shivering merupakan efek samping yang sering terjadi setelah anestesi spinal, lama operasi dapat meningkatkan resiko terjadinya hipotermi sampai dengan shivering yang dapat berdampak pada peningkatan konsumsi oksigen, produksi karbon dioksida, serta ketidaknyamanan pasien.

Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama operasi dengan kejadian shivering pada pasien yang menjalani anestesi spinal di Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta.

Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan analitik observasional dengan metode cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 40 pasien yang menjalani operasi dengan anestesi spinal pada periode September–Oktober 2024. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap kejadian shivering menggunakan skala Crossley & Mahajan.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien (57,5%) menjalani operasi dengan durasi 1–2 jam, dan 42,5% pasien mengalami shivering pascaoperasi. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lama operasi dengan kejadian shivering (p<0,05). Pasien dengan durasi operasi lebih dari 1 jam memiliki risiko lebih tinggi mengalami shivering dibandingkan dengan operasi berdurasi kurang dari 1 jam. Faktor lain yang turut berpengaruh meliputi usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), serta jenis operasi.

Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin lama durasi operasi dengan anestesi spinal, semakin besar kemungkinan terjadinya shivering. Oleh karena itu, penting bagi tenaga medis untuk menerapkan strategi pencegahan shivering, seperti penghangatan pasien sebelum, selama, dan setelah operasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Shivering, anestesi spinal, lama operasi, kejadian pascaoperasi, Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 617 Bedah dan pembedahan dan topik terkait
Divisions: KEPERAWATAN (S1)
Depositing User: Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com
Date Deposited: 10 Mar 2026 07:17
Last Modified: 10 Mar 2026 07:17
URI: http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/875

Actions (login required)

View Item
View Item