Sefrianus, Woda Kabba (2025) CASE REPORT : PENERAPAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN HIPERTENSI DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD PENEMBAHAN SENOPATI BANTUL. Diploma thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.
KIAN Sefrianus Woda Kabba_compressed.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
PENDAHULUAN :Darah tinggi adalah suatu keadaan tekanan darah mengalami peningkatan diatas normal, terdiri dari tekanan darah systolic diatas 140 mmHg dan diastolik diatas 90 mmHg.Nyeri kepala yang disebabkan oleh hipertensi terjadi karena ada gangguan pada pembuluh darah yang menghambat aliran darah ke area tertentu. Hal ini menyebabkan penumpukan darah di pembuluh darah kecil dan arteriol karena perubahan struktur pada pembuluh darah tersebut. Akibatnya, kadar oksigen di jaringan berkurang sedangkan karbondioksida meningkat, sehingga terjadi proses metabolisme tanpa oksigen yang menyebabkan peningkatan asam laktat dan timbulnya nyeri pada pembuluh darah di otak. Nyeri kepala ini dapat diatasi dengan berbagai cara, seperti pengobatan menggunakan obat maupun tanpa obat. Adapun cara yang bisa digunakan untuk menurunkan nyeri pada pasien yaitu dengan melakukan relaksasi otot progresif. relaksasi progresif dapat digunakan untuk mengurangi nyeri, karena dapat menekan saraf simpatis di mana dapat menekan rasa tegang yang dialami oleh individu secara timbal balik, sehingga timbul coun er conditioning (penghilangan).
TUJUAN : Untuk mengetahui efektifitas terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien hipertensi.
METODE : Desain dalam penelitian ini merupakan laporan studi kasus. Populasi pada penelitian ini adalah pasien hipertensi yang mengalami nyeri di ruang Instalsasi Gawat Darurat RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 2 responden. Peneliti menggunakan SOP untuk melakukan tindakan, seperti SOP relaksasi otot progresif.
HASIL: Hasil menunjukkan bahwa pada klien 1 atau Tn.S sebelum diberikan terapi ROP skala nyeri 5, kemudian setelah dilakukan pemberian terapi ROP selama 15 menit skala nyeri berkurang menjadi 4. Sedangkan pada klien 2 atau Tn. N sebelum diberikan terapi relaksasi otot progresif skala nyeri 4, kemudian setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif selama 15 menit skala nyeri berkurang menjadi 3.
KESIMPULAN: Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan intensitas nyeri kepala pada pasien hipertensi di IGD RSUD Panembahan Senopati Bantul
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, Nyeri, Teknik Relaksasi Otot Progresif |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit |
| Divisions: | PROFESI NERS |
| Depositing User: | Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 04:13 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 04:13 |
| URI: | http://stikeswirahusada.eprints.biblio.co.id/id/eprint/929 |
